Neuromodulation

Neuromodulation atau modulasi syaraf merupakan aplikasi dari teknologi terbaru berdasarkan penelitian ilmiah yang aman dan efektif. Teknologi ini berupa berbagai alat yang menggunakan rangsangan cahaya, suara, dan electrical langsung pada sistem syaraf pada bagian otak tertentu.

Melalui feedback, sistem syaraf dapat dilatih untuk meningkatkan atau menurunkan aktivitas sel pada area otak tertentu agar lebih efektif untuk mendukung fungsi dalam kegiatan sehari-hari.

Berikut penjelasan mengenai modul neuromodulation yang tersedia di Brain Optimax.

HEG Biofeedback

(Hemoencephalography)

HEG merupakan pelatihan khusus untuk otak depan (prefrontal cortex) yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi, kontrol impuls & emosi, kemampuan mengorganisasi, sequencing, dan pembuatan keputusan.

Otak depan disebut dengan panggilan executive brain, karena fungsinya sebagai pusat kontrol dari berbagai fungsi kognitif dan emosional seseorang. Kekurangan suplai darah pada area tersebut telah dikaitkan dengan karakteristik spectrum autisme, ADD/ADHD, depresi, dan skizofrenia.

HEG merupakan pelatihan efektif dalam meningkatkan aliran darah pada otak depan (prefrontal cortex) sehingga mendukung fungsi-fungsinya. HEG dapat diterapkan pada berbagai kondisi klinis, seperti migraine, depresi, ADHD, gangguan belajar, kesulitan daya ingat, trauma kepala (ringan-sedang), ayan, dan perilaku obsesif seperti pada OCD dan spektrum autisme.

Image 3: Cerebral Blood Flow Performance Chart

Image 4: Data-Derived Target for tDCS Treatment

tDCS

(Transcranial Direct Stimulation)

tDCS digunakan pada berbagai kondisi klinis, seperti kesulitan bicara, kendala kognitif, stroke, epilepsi, dan depresi.

Transcranial direct stimulation (tDCS) merupakan training yang menyalurkan aliran listrik yang aman untuk menstimulasi area yang ditentukan berdasarkan kebutuhan klien. Tujuan dari pelatihan ini adalah mengoptimalkan aktifasi dan fungsi dari area yang terpilih. Penggunaan dari tDCS adalah berdasarkan dari penelitian yang terbaru. Stimulasi positif akan meningkatkan rangsangan saraf dimana elektroda diletakkan. Sebaliknya, stimulasi negatif akan menurunkan rangsangan saraf dimana elektroda diletakkan.

AVE

(Audio Visual Entrainment)

AVE dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses belajar, ingatan, serta untuk treatment depresi, kecemasan, chronic pain, masalah tidur, dan adiksi.

Audio Visual Entrainment (AVE) menggunakan sinar dan bunyi tone yang berulang-ulang untuk mengarahkan kerja otak kepada gelombang yang terkait dengan relaksasi, meditasi, kreatifitas, dan penurunan dari kecemasan dan stress.

AVE dapat mempercepat proses belajar, meningkatkan ingatan, dan mendukung sistem imun tubuh dengan meningkatkan pertumbuhan sel (dendritic). AVE pun dapat meningkatkan performa atlit olahraga untuk meningkatkan keefisiensian kerja otak pada kondisi penuh tekanan.

Image 5: Pre/Post Brainwave Analysis
Image 6: Physiological Stress Test Analysis

Physiological Biofeedback

Physiological biofeedback tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik.

Respon tubuh terhadap stress yang berasal dari pikiran internal, emosi, ataupun keadaan eksternal dapat menjadi hambatan dalam kegiatan sehari-hari. Physiological biofeedback melatih respon tubuh seseorang terhadap stress, seperti pernafasan, detak jantung, suhu tubuh, otot, dan kelenjar keringat untuk menghindari respon stress yang berkepanjangan.

Modul ini dapat melatih tubuh untuk kembali pada keadaan semula setelah situasi penuh tekanan. Salah satu contoh dari pelatihan ini adalah pelatihan pernafasan dan detak jantung agar bekerja bersama secara sinkron, yang telah ditemukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan secara umum.

Begin your journey to a stronger brain.

Join our newsletter!

Join our newsletter!

Dapatkan artikel terbaru dan e-book gratis dari Brain Optimax.

You have Successfully Subscribed!